Maggot BSF untuk Pakan Lele dan Ikan Nila

 

Memberi maggot BSF sebagai Pakan Ikan

Penggunaan maggot BSF sebagai pakan untuk ternak cukup menjanjikan. Tetapi apakah maggot BSF ini bisa sebagai pengganti yang baik untuk tepung ikan ? Kami telah mencantumkan beberapa pengetahuan terkini dalam artikel ini.
Industri pakan ikan akan saat ini masih bergantung pada tepung ikan yang dihasilkan dari bahan yang berasal dari laut dan ini yang menyebabkan harga pakan ikan akan terus melambung naik. Alternatif pertama untuk pengganti tepung ikan memang dapat dicari dalam ganggang atau protein nabati tetapi penggunaan maggot BSF sebagai alternatif pakan ikan mulai banyak diminati di seuruh dunia.

Maggot BSF dapat digunakan sebagai bahan pakan bisa diolah dengan berbagai bentuk (hidup, dipotong, atau dikeringkan dan digiling). Maggot BSF dapat memberikan pakan segar pada segala jenis ikan mulai dari lele, nila, gurame bahkan ikan mas setiap harinya karena maggot BSF adalah sumber pakan bernilai tinggi, kaya protein dan lemak. Maggot BSF mengandung sekitar 40-44% protein kasar. Jumlah lemak sangat bervariasi dan tergantung saat pemberian pakan pada ikan. Beberapa percobaan telah menunjukkan bahwa maggot BSF bisa sebagian atau sepenuhnya menggantikan pelet dalam pakan ikan. Namun dalam prakteknya diperlukan analisis yang lebih komprehensif mulai dari budidaya maggot BSF itu sendiri hingga metode pengolahan yang dapat mempengaruhi pemanfaatan maggot BSF sebagai pakan ikan.

Untuk Lele
maggot BSF yang dibudidayakan sebagai pakan utama lele atau dengan kombinasi pakan komersial menghasilkan kinerja yang sama (berat badan dan panjang total) namun untuk pakan lele muda menolak memakan maggot BSF utuh tetapi memakan yang dicincang. Aroma dan tekstur lele yang diberi makan oleh maggot BSF dapat diterima oleh konsumen (Jurnal Ilmiah Bondari dan Sheppard, 1981).

Studi selanjutnya : penggantian 10% tepung ikan dengan 10% maggot BSF kering menghasilkan pertumbuhan lebih lambat selama periode 15 minggu untuk ikan lele setengah dewasa yang dipelihara didalam kolam. Namun memberi pakan 100% larva memberikan asupan protein yang cukup untuk pertumbuhan lele di dalam kolam. Mencincang maggot BSF segar dapat meningkatkan berat badan dan meningkatkan nafsu makan pada lele dan mendapatkan efisiensi pakan yang signifikan. (Jurnal Ilmiah Bondari dan Sheppard, 1987). Perbandingan antara tepung ikan dan maggot BSF menunjukkan bahwa maggot BSF dapat bermanfaat sebagai pengganti tepung ikan asalkan itu juga dilengkapi dengan bungkil kedelai untuk mendapatkan diet isoproteik (Jurnal Ilmiah Newton et al., 2005). Pada lele 25% penggantian tepung ikan dengan tepung maggot BSF tidak menghasilkan perbedaan yang signifikan dalam indeks pertumbuhan dan indeks imunitas bila dibandingkan dengan kelompok yang seluruhnya di beri pakan pabrik.

Untuk Ikan Nila
Maggot BSF cincang untuk pakan ikan nila atau dengan kombinasi pakan pelet menghasilkan kinerja yang sama (berat badan dan panjang total) sebagai pakan utama. Aroma dan tekstur ikan nila yang diber pakan maggot BSF dapat diterima oleh konsumen (Jurna Ilmiah Bondari dan Sheppard, 1981). Dalam percobaan selanjutnya, memberi maggot BSF kering sebagai pakan nila asupan proteinnya untuk pertumbuhan sangat baik untuk nila yang dipelihara didalam kolam. Namun, maggot BSF cincang dapat meningkatkan berat badan hingga 140% dan efisiensi pakan sebesar 28% ketika digunakan sebagai satu-satunya komponen pakan.

(Adi | Koloni)