Maggot BSF Solusi Untuk Dunia

 

Obrolan Dengan Ian Fals tentang Hidup Bersih

 

larva Back Soldier Fly (Hermetia illucens) atau dikenal sebagai maggot BSF memiliki potensi yang uar biasa setidaknya ada dua masalah utama yaitu pengurangan limbah organik dan sebagai pakan ternak. maggot BSF makan dengan mengurai sampah, makanan yang terbuang dan kotoran hewan. maggot BSF itu sendiri kaya akan protein, lemak, dan lemak omega 3 asam. Budidaya maggot BSF adalah cara untuk mengurai sampah organik dari tempat pembuangan sampah, mengurangi emisi gas rumah kaca, mengurai kotoran ternak, memberi makan ternak, serta kompos yang dihasikan dari bekas media maggot BSF untuk berkembang, dan pada skala yang lebih besar dan dapat melengkapi kebutuhan kita akan bahan bakar fosil dengan membuat biofuel dari maggot BSF.

Budidaya maggot BSF dalam skala rumahan dapat dengan mudah dilakukan dan berfungsi sebagai pengurai sampah organik. Untuk membudidayakan maggot BSF sangatlah mudah yang penting ada tempat untuk BSF berkembang biak dan bereproduksi. Setiap maggot BSF harus diberi makan kira-kira hanya 100mg sampah organik setiap hari. Pasokan besar sampah organik dibutuhkan untuk mempertahankan atau membuat koloni besar dari maggot BSF.
Kotoran dari maggot BSF bisa menjadi kompos yang berguna bagi pertanian dan kompos dari maggot BSF tidak berbau menyengat seperti kompos lainnya. yang paing utama dari budidaya maggot BSF adaah untuk pakan aternatif ternak atau hewan peliharaan rumahan seperti ayam atau burung berkicau.

Dengan populasi dunia yang terus tumbuh, diperkirakan pada tahun 2050 populasi manusia lebih dari 9,3 miliar orang. Maka kebutuhan akan pangan dan masalah dari sampah yang dihasilkan manusia pun akan meningkat, seiring dengan laju pertumbuhan penduduk dunia maka permintaan akan hewan ternak untuk konsumsi semakin besar dan problem akan pakan untuk hewan ternak pun akan meningkat maka dari itu maggot BSF menawarkan solusi alternatif selain untuk pakan ternak juga bisa untuk mengurangi masaah sampah di dunia.

(Adi | Koloni)